Featured Posts

Bandar bola online - Vietnam Benar-benar Mengerti Cara... Sepakbola gak lagi sekadar pertunjukkan juga aksi di lapangan hijau. Lebih atas tersebut, sepakbola kerapkali memerankan pencerahan. Sepakbola mengulurkan aku di sebuah negeri baru, Vietnam. Piala AFF...

Read more

Data toto singapore - Vietnam Bukan Lawan yang Mustahil... Piala AFF 2014 cepat bergulir. Siap ataupun nggak bukan lagi pilihan karena laga telah di depan mata. Pernyataan Alfred Riedl kalau pasukan yg dia asuh mengalami masa program yg super buruk tak relevan...

Read more

Judi bola internet - Visi pada mencari sumber rezeki. Liga sepakbola dalam Myanmar mulai menyibakkan perbaikan di dalam sejumlah tahun belakangan. Tidak heran kalau kesebelasan nasional U-19 mereka belakangan meningkat maupun nantinya team superior tampil...

Read more

Bandar Online Judi Bola - Lubang Hitam Arsenal juga... Buat paham Arsene Wenger, kita butuh melihatnya dengan segi seorang sopir taksi. Cara menyetirnya tak yang terbaik dan kerap salah di menjemput sikap. Wawasan urusan rute jalan pun gak mutakhir sehingga...

Read more

Judi online - Jalan Jauh bagi David Moyes Jalan paling jauh yg mampu ditempuh seseorang mampu tampil bukanlah jalan pulang pergi ke rumah yang dirindukan maupun jalan menuju mimpi yang diidam-idamkan. Dapat menjadi jalan untuk memperbaiki nama...

Read more

  • Prev
  • Next

Bandar bola online – Vietnam Benar-benar Mengerti Cara Menganggap lawannya

Category : Agen Sepakbola

Sepakbola gak lagi sekadar pertunjukkan juga aksi di lapangan hijau. Lebih atas tersebut, sepakbola kerapkali memerankan pencerahan. Sepakbola mengulurkan aku di sebuah negeri baru, Vietnam. Piala AFF 2014 yg menjadi pijakannya.test1

Siap merangkul perjuangan skuad nasional Indonesia secara langsung di negeri tetangga yaitu suatu kehormatan. Daripada sana pulalah terhampar peluang guna mengembangkan wawasan. Dalam negeri orang, kita dapat memandang secara langsung status sosial, memahaminya, segera menjadikannya tolok ukur terhadap tanah air kita.

Sebab datang dengan pedoman sepakbola, dipastikan sudah sepatutnya unsur pertama yg butuh dilakukan adalah tahu dengan bingkai sepakbola. Dan penilaian pertama yang tampak buat Vietnam yakni warganya yang seolah tidak acuh dgn resepsi bola Asia Tenggara ini.

Sehari pra pertarungan antara Vietnam kontra Indonesia beredar, survey kecil-kecilan menjinjing aku di dalam perolehan yg cukup membingungkan. Lima dari lima orang Vietnam mengindikasikan tidak terlalu peduli dengan timnasnya.

Apalagi gaungnya juga gak terlalu terasa dalam media-media lokal. Unsur yg tentu begitu berbeda dengan dalam Indonesia.

Pada Indonesia, tidak pernah terdapat ampun guna sepakbola. Selaku penggemar, kita rasa-rasanya selalu berlomba-lomba mengasah kegilaan. Terlepas dr ikatan rasa nasionalisme buat negara, diakui atau nggak, tersedia darah panas yg meletup-letup di sebagian masyarakat kita jika bicara tontonan tersebut. Sementara media bersabung kekejian mengeksploitasi di setiap sisi.

Daripada suporter, selalu terdapat kisah-kisah heroik mereka yg menempuh perjalanan jauh dalam mendukung timnya, pada modal apa adanya dan kenekatan yang sebesar-besarnya. Nonton bareng di mana-mana, penjual seragam diburu ke semua penjuru. Yg teramat terasa yaitu selamanya terdapat optimisme meskipun tim nasional Indonesia tidak sanggup bicara banyak di level internasional tempo kurun sejumlah dekade terakhir.

Di Vietnam, kegilaan serupa itu bisa dibilang tidak terasa. Faktanya, kadang gak terlihat terdapat tenaga menciptakan atmosfer ke arah sana. Sambang perjuangan pertama timnasnya, sekitar media Vietnam apalagi gak secara mendalam mengupas timnya, mengulas calon-calon lawan, ataupun menunjukkan taraf keterangan urusan turnamen itu. Sejumlah sekadar memberi sambutan kecil, terlebih lagi tersedia yg justru bersikap condong sarkastis dgn menjadikan tema penyusunan skor dan perjudian yg betul2 tengah ramai di sepakbola Vietnam dan mengaitkannya dgn Piala AFF.

Tapi di dalam prosesnya, fakta-fakta ini sedikit gugur dgn sendirinya tatkala hari laga tiba. Vietnam ternyata betul-betul bersemangat dgn sepakbola. My Dinh Stadium mulanya memang hadir hening, lebih dari itu sampai dengan setengah jam sebelum laga. Namun, pelan-pelan penuh kendatipun beberapa sektor sedang kosong.

Sejauh perjuangan mereka tidak henti-henti menyerukan yel-yel. Di dalam 1 momen mereka kompak beramai-ramai menyalakan ponsel serta mengangkatnya ke udara, mengatur satu wawasan yang memesonakan.

Menariknya, walaupun menyibakkan fanatisme sedemikian rupa dalam stadion, pendukung Vietnam juga benar-benar tahu tips memperlakukan lawannya. Misal, saat lagu Indonesia Raya hendak dikumandangkan, mereka menyambutnya dgn tepuk tangan serta selama masa lagu diputar mereka benar2 mengeloskan ruang bagi Indonesia. Gak terdapat siulan, “huu”, ataupun tindakan-tindakan lain yang sifatnya melecehkan. Begitu juga saat lagu usai, dengan penuh salut mereka bertepuk tangan. Beberapa perbuatan positif lainnya pula ditunjukkan para suporter Vietnam. Diantaranya detik sang kiper berbuat blunder yang menggagalkan keunggulan pada menit ke-84. Sempat tampak rasa kaget, akan tetapi mereka kunjung bertepuk tangan guna menyemangati si pemain.

Data toto singapore – Vietnam Bukan Lawan yang Mustahil guna Ditaklukkan

Category : Agen Sepakbola

Piala AFF 2014 cepat bergulir. Siap ataupun nggak bukan lagi pilihan karena laga telah di depan mata. Pernyataan Alfred Riedl kalau pasukan yg dia asuh mengalami masa program yg super buruk tak relevan lagi buat dibahas. Tidak ada waktu buat mengeluh sebab, toh, rancangan team ini setidaknya jauh kian baik ketimbang tim AFF 2012 sebelumnya.test1

Turnamen terkenal antarnegara Asia Tenggara ini sayangnya benar-benar tidak terpuji buat Indonesia. Team Garuda hingga sekarang belum sekali kendati mencicipi gelar juara. Kita tertinggal daripada Thailand, Singapura, Malaysia dan Vietnam di medan bermutu ini. Kita betul2 terbaik, tapi terbaik dalam pengumpul status runner-up, sama banyaknya empat kali.

Guna Piala AFF 2014, Indonesia semakin diuntungkan sama undian pembagian episode grup. Terpadu pada grup A bersama Vietnam, Filipina, dan Laos memproduksi target untuk minimal berada di peringkat ke 2 maupun luput di semifinal terbuka. Caranya dengan mencuri poin dalam pertandingan perintis melawan Vietnam serta menghabisi dua nama terakhir.

Riedl juga realistis mengenai timnya dgn memberikan kredit spesial kepada tuan rumah Vietnam. Menurutnya pasukan yang sempat mengambil juara ini yaitu yg terkuat dalam grupnya. Masalahnya yaitu Vietnam kudu mereka hadapi dalam rivalitas pembuka bermodalkan persiapan yang mepet.

Padatnya jadwal Liga Indonesia membuat sekujur penggawa team baru menyatu secara lengkap dua minggu terakhir. Di fase itu sang arsitek saja masih mesti repot mengerjakan pilihan tokoh. Bermodalkan dua uji coba melawan Timor Leste oleh Suriah, Riedl mengerucutkan 35 nama sebagai 22 + 1 kiper cadangan setara dengan ketentuan banyak pemain.

Walaupun banyak melaksanakan bongkar pasang pemain karena seleksi tadi, namun motif 11 pemain terbaik yang memerankan tim terpenting telah mulai tampak. Pertandingan ketat hanya berlangsung di lini tengah, Riedl memiliki penuh stok tokoh dengan model tidak sama apalagi di unit area 2 poros ganda. Penentuan siapa yg tampak pada pos ini bakal ditentukan taktik segalanya yg diterapkan sama Riedl.

Model Bermain Vietnam

Vietnam mempunyai model main yg meledak-ledak dengan memercayakan ketangkasan. Hampir setara dengan model kru U-19 mereka. Segala tokoh hendak rajin merenggut bola selekasnya mungkin kalau ofensif tidak berhasil buat kemudian kembali melaksanakan hantaman balik cepat. Permainan sebagaimana ini siap aja gawat seandainya Indonesia tidak berhasil melakukan antisipasi ataupun lebih dari itu ikut larut dgn model itu.

Begitu menghabisi Malaysia dengan skor 3-1 pada ujicoba terakhir, Vietnam sebenernya tertinggal lebih dahulu. Lini penjagaan “Si Merah” bukan dinding teguh yg sukar ditembus. Malaysia juga dapat mengambil banyak peluang meski berperan tandang. Transisi dr menyerang ke bertahan juga enggak melintas dengan elok. 1 kelebihan mereka ialah dapat mendirikan pertunjukan atas belakang dan ahli untuk mengelola penguasaan bola.

Garis tameng tinggi yang diterapkan si pendidik Toshiya Miura pada upaya melaksanakan pressing lawan juga siap digunakan. Persis ibarat yg dilakukan sama Palestina tatkala menjalani uji coba awal November lalu. Beberapa peluang termasuk dua dari 3 gol (skor 1-3) yg disarangkan terkabul dengan perantara bola berjarak mendayagunakan jebakan offside yg gagal.

Tetapi utk kelompok lini terjang Vietnam benar-benar tidak sama, karena bergerak kian lepas dan cenderung sulit guna ditebak. Satu saja kelalaian terutama di menutup wilayah tameng sayap dapat jadi bencana.

Cara kerja sayap Vietnam yang terus menerus menantang lari ini menghasilkan Miura kudu mengorbankan ke 2 fullback. Karena seandainya memaksa 90 menit untuk bolak-balik menerobos sekaligus bertahan hendak memproduksi ketahanan terkuras habis. Utk itu mereka kian sering menjauhi empat bek pada belakang secara sejajar walau selagi menerobos.

Judi bola internet – Visi pada mencari sumber rezeki.

Category : Agen Sepakbola

Liga sepakbola dalam Myanmar mulai menyibakkan perbaikan di dalam sejumlah tahun belakangan. Tidak heran kalau kesebelasan nasional U-19 mereka belakangan meningkat maupun nantinya team superior tampil cakap dalam Piala AFF 2014. Pertandingan sepakbola di ‘Negeri Tanah Emas’ ini benar-benar sedang berbenah.test1

Tahun 1996 terdaftar memerankan awal dimulainya liga sepakbola di Myanmar. Namanya Myanmar Premier League (MPL). Liga itu beredar selama 13 tahun hingga kemudian berhenti di tahun 2009.

Mengingat kondisi kebijakan Myanmar detik itu, maka klub-klub peserta liga pun juga tidak team ceroboh. Sejak tahun 1962 hingga 2011, Myanmar tersedia pada pasungan penguasa yang otoriter. Yg teramat genting ialah junta militer semenjak 1997 sampai 2011. Mempertimbangkan situasi itu, sebagian besar berkandang pada Yangon –ibukota Myanmar sebelum pindah ke Nay Pyi Taw, dan termasuk milik kementerian pemerintah dan hanya sejumlah pasukan swasta.

Dalam kurun waktu ini, klub nasional Myanmar kendati seakan runyam berprestasi. Mereka tidak pernah mengambil piala, bahkan di arena regional Asia Tenggara. Raihan unggul Myanmar hanyalah menjadi semifinalis Piala AFF dalam tahun 2004.

Myanmar National League Jadi Era Segar

Selepas MPL, ada liga terkini pada Myanmar. Liga mengakar ke era ahli dgn sebutan Myanmar National League (MNL). Tatkala itu, tahun 2009, jadi musim pertamanya.

Di hamparan pertamanya, MNL diikuti pada delapan skuad terkini. Pasukan itu yaitu pemain swasta yg hidup sinkron dengan bergulirnya musim pertama kasta tertinggi sepakbola negara yg termashur dengan batu gioknya itu.

Sekitar enam musim MNL beredar, dua klub jadi penguasa: Yangon United serta juga Yadanarbon FC. Keduanya sama-sama 3 kesempatan berhasil sebagai juara MNL.

Saat gelaran Piala Asia U-19 dalam Myanmar pada bulan Oktober sebelumnya, detikSport ada kesempatan guna menengok keliru kandang Yangon United. Kebetulan, skuad nasional Indonesia U-19 berlatih di kandang Yangon United, Yangon United Sports Complex.

Jangan bayangkan kandang Yangon United itu yakni stadion megah. Apabila Anda pernah hadir ke stadion Surajaya, Lamongan, kandang Persela Lamongan yg berkapasitas 15. 000 orang2 tersebut jauh makin gede. Mutu Yangon United Sports Complex cuma 3. 500 orang.

Lapangan tempat Yangon United berlaga, disewakan untuk biasa tatkala sedang gak dimanfaatkan. Sejumlah orang2 ekspatriat bersama warga Myanmar tampak mencari keringat dengan main sepakbola. “Kami memang biasa mengontrak serta bermain di sini, ” ucap salah seorang ekspatriat atas perseroan telekomunikasi yg sedang menyusun jaringan pada Yangon.

Gak cuma itu, toko merchandise pun juga ada. Ukurannya tidak besar benar-benar, cuma kurang lebih 6×6 meter. Namun demikian, barang yg dijajakan benar-benar rada lengkap. Atas jersey, celana team, kaos kaki, mug, sampai gantungan kunci.

Sponsor pun juga tak ketinggalan. Satu perusaahan apparel dari Thailand, Grand Sport, dan pula Asia Green Development Bank (AGD), setia sebagai pendidik mulai club ini berdiri tahun 2009 ini.

Satu prestise juga dikasih sama para warga Yangon tatkala ada seseorang yg menggunakan jersey resmi pasukan. “Jersey formal Yangon United. Bagus-bagus, ” ucap salah seorang yang mengamati detikSport menggunakan jesey Yangon United dalam salah satu jalan di sekitar Sule Menara.

Lumrah kalau klub-klub pada Myanmar kudu kreatif bagi mencari dana buat mampu hidup. Obrolan dengan seorang sopir taksi, Aung San, dapat menjawab perbahasan ini.

“Di Myanmar, kami tidak bisa berutang, tak ada yang namanya pinjaman. Segenap kudu dibayar dengan uang tunai. Kartu kredit pula tdk diizinkan oleh pemerintah, ” ujar pria yang pernah mengembara pada Malaysia ini.

Bandar Online Judi Bola – Lubang Hitam Arsenal juga Manchester United

Category : Agen Sepakbola

Buat paham Arsene Wenger, kita butuh melihatnya dengan segi seorang sopir taksi. Cara menyetirnya tak yang terbaik dan kerap salah di menjemput sikap. Wawasan urusan rute jalan pun gak mutakhir sehingga sering kali ia harus bertanya terlebih dahulu “Mau lewat mana? ” kepada penumpang yg malangnya juga tunduk diboyong ke mana-mana.test1

Kadang cara mengemudinya pun sering mencelakakan penumpang soalnya lupa kapan kudu menginjak rem. Yg ia tahu cuma menggenjot pedal gas. Dalam menyingkir hal-hal yang enggak diinginkan, sopir taksi yang cerdik kudu tahu gimana jalan memilih penumpang. Ia acap lalai mengerjakan ini serta berpengaruh di dalam penumpang yg kabur turun di jalan sebelum membayar argo perjalanan.

Tapi Wenger yakni pekerja keras oleh, walaupun dgn segenap musibat yg tak pernah menyingsing menyertainya, tiap-tiap hari ia terus-menerus sukses menuntaskan bayaran. Tugas yang diberikan kepadanya tidak sempat gagal ia emban. Kelompok tata usaha taksi gak terlalu ambil pusing soal protes dan kritikan yang disampaikan sebab jalan mengemudi Wenger yg tak lagi relevan pada masa sekarang. Sepanjang total bayaran tercapai, mereka tidak mempermasalahkan gimana kompetensi sopir mereka di jalan.

Taksi teritori Wenger bekerja tidak sempat menggerakkan target memimpin pujian perusahaan taksi terhebat. Mereka cuma ingat pada cashflow and balance yg hendak terus berada di dalam keadaan stabil tempo segalanya yg diminta selalu sanggup dikasih.

Akan amat susah bagi menyuarakan kalau apa-apa yang diminta sama Arsenal pada setiap musimnya lebih atas setara merembes pada Liga Champions. Sebab bahwa tak, Wenger sudah didepak dr jauh-jauh hari. Apa boleh buat, standar yang ditetapkan pada Arsenal hanya segitu dan Wenger tidak pernah tidak berhasil merasuk ke Eropa.

Lupakan The Professor, soalnya Arsene Wenger adalah The Chauffeur.

Tadinya saya pengen menuliskan Wenger ialah The Taxi Driver, tetapi saya resah Robert De Niro bakal tersinggung. Tdk sebagaimana Wenger, Travis Bickle gak puas dgn mediokritas.

Setaraf film blockbuster tahun ini, Interstellar hampir gak miliki watak antagonis kecuali Dr. Mann yg diperankan oleh Matt Damon. Saat Cooper dan Amelia selagi bergaduh menyengat pada planet mana mereka hendak menjinjing Endurance utk berlabuh selanjutnya, Cooper berdalih jika Planet Mann merupakan teritori yang mesti mereka tuju karena menurunkan sinyal laporan yang lebih menjanjikan dibanding dgn Planet Edmunds, teritori pilihan Amelia

Mereka berdua pun memapah Endurance ke Planet Mann cuma bagi medapati kalau selama masa ini Dr. Mann mengirimkan pemberitahuan palsu juga peluang kosong akan halnya masa depan umat manusia, semata semoga dirinya mampu terselamatkan.

Belum mampu dianggap jika kabar yg diterima Manchester United sekitar itu yakni keterangan palsu, tetapi mereka udah hampir separuh musim berada pada Planet Louis & mineral pembentuk prestasi yg tadinya mereka pikir bakal diberikan sambil Van Gaal belum saja hadir.

Setara laksana Cooper serta Amelia yg berhajat bahwa mereka bakal memperoleh planet baru yg sederajat dengan bumi dalam ditinggali, United pula tadinya mengira bahwa mereka telah memperoleh seseorang yg hendak menurunkan sesuatu yang identik dgn era Sir Alex Ferguson. Apa boleh buat, ekspektasi yakni awal daripada kekecewaan. Tidak sedikit fans United yang mengira kalau The Red Devils hendak seketika kembali memerankan partisipan juara Premier League. Tetapi yg terjadi, mengacu pada statistik apalagi ketika ini Louis van Gaal tak lebih baik atas David Moyes musim silam.

Judi online – Jalan Jauh bagi David Moyes

Category : Agen Sepakbola

Jalan paling jauh yg mampu ditempuh seseorang mampu tampil bukanlah jalan pulang pergi ke rumah yang dirindukan maupun jalan menuju mimpi yang diidam-idamkan. Dapat menjadi jalan untuk memperbaiki nama dari jejuluk jelek lebih panjang juga melelahkan.test1

Awalnya, David Moyes merupakan pemandu yang lumayan bagus. Gak sempurna, tetapi cukup rupawan. Moyes mampu terlaksana belum pernah memiliki trofi 1 pun, tetapi 11 tahun menangani Everton yaitu ulasan yg sepadan. Ada kesan bahwa Moyes dapat membela kesetimbangan satu buah skuad, kendati pun itu cuma berkiprah di kediaman tengah selama lebih daripada satu dekade.

Kemantapan itu jugalah yg sebagai sebab Manchester United menunjuknya terlaksana manajer trendi di 2013. Terbiasa ditangani satu manajer sepanjang lebih dari 2 dekade membuat United meluluskan Moyes komitmen enam tahun. Mereka berharap Moyes bisa mendirikan sebuah kru baru lewat satu proses. Namun demikian, begitu seleret perolehan kurang menuntungkan didapat sama United, tak ada lagi yg namanya proses.

Kinerja di lokasi mampu jadi sekutil ditolerir andaikan aja suguhan United menjanjikan. Namun,, sudah memiliki hasil kurang menggembirakan, suguhan United pada tangan Moyes pula terhitung monoton. Alih-alih terlaksana tim yg bermain menyerang, United malah tampil pemain yg bermain rigid bin hati-hati.

Dr enam tahun komitmen yang diterimanya, Moyes hanya sanggup menjalani 10 bulan di antaranya. Kepastian United gagal melaju ke Liga Champions musim 2014/2015 membuatnya dipecat.

Juni 2014, di bawah langit cerah Miami, Moyes terbit dengan setelan santai. Dia sedang menyaksikan kompetisi silaturahmi Inggris vs Ekuador begitu itu juga hidup tampak baik-baik aja buatnya.

Ketika dia didepak dr United 2 bulan sebelumnya, Moyes sinambung memutuskan dalam angkat kaki menjauh. Dia mengangkat sang istri, Pamela, berangkat berlibur jauh ke selatan hingga dengan di Florida guna menyukai situasi tepi laut. Sesekali, dia pula tampak main golf dgn kolega-koleganya. Moyes seperti menyebrangi kehidupan tenang, jauh atas ingar-bingar tindasan sepanjang 10 bulan sebelumnya.

Jika Everton sepeninggal dirinya malah sebagai semakin baik & pendukung United rela-rela saja dia hilang, menghasilkan Moyes menjadi sedikit terbengkalai. Bilamanapun diingat, dia bakal lebih diidentikkan dalam kegagalan United ketimbang di masa 11 tahunnya pada Everton. Sebab nilai setitik pada klub besar, rusaklah susu sebelanga. Moyes jadi stigma negatif oleh jejuluk “manajer buruk” yg mau gak mau kudu dia hapus.

Masa di mana Moyes menganggur itu tidak ubahnya segmen seorang samurai yang baru dipecat tuannya. Di keadaan tdk bertuan laksana itu, sang samurai tak bertuan (ronin) kehilangan tujuan –dalam hal tersebut melayani tuannya– &, dalam kelanjutannya, makna dr hidupnya.

Diceritakan bagaimana ke-47 orang2 samurai kehilangan tujuan saat sang tuan dibunuh. Tujuan mereka selanjutnya, di akhirnya, ialah menangkis dendam si tuan. Saat dendam itu terbayarkan, juga artinya tujuan mereka tercapai, ke-47 ronin tadi hasilnya sama-sama melaksanakan seppuku.

Untuk cerpen Rashomon yg ditulis sama Ryunosuke Akutagawa, diceritakan apa cara seorang Genin (diterjemahkan ke pada bahasa Indonesia setaraf Samurai Kelas Bawah) gelagapan tidak kepalang. Bukan apa-apa, dia baru saja dipecat oleh tuannya sejumlah hari sebelumnya.

Alih-alih panik, Genin tadi menyeleksi berteduh di bawah gerbang suatu kuil seraya termenung melihat memperhatikan. Seraya mengopek-ngopek jerawat di mesiu kanannya, si Genin duduk santai dan memikirkan bagaimana nasibnya esok hari. Alternatif di benaknya semata-mata terdapat 1: kosong kemudian mati kelaparan.

Judi internet – Brendan Rodgers: Football Cerdik ataupun Hanya Beruntung?

Category : Agen Sepakbola

Masih ingat plakat yang sering dibawa fan rival ketika Manchester United bertanding musim lalu? Dengan gambar David Moyes besar-besar, ditulislah frase “Football Genius” di sebelahnya. Sayangnya, ini sedikit pun bukan sanjungan untuk eks manajer Everton ini.test1

“Football genius” alias jenius sepakbola yg dilekatkan di Moyes makin merupakan sindiran akibat hasil-hasil jelek yang diperoleh United sepeninggal Gaib Alex Ferguson. Runtuhnya cengkaman Red Devils di bawah jagaan Moyes pada musim 2013/14 sinambung aja ditimpakan di pria Skotlandia itu.

Musim ini, terselip 1 orang yang berpotensi dilabeli status itu. Sapa dia? Manajer Liverpool, Brendan Rodgers. Alasannya, The Reds momen ini selagi menderita pada liga dan juga Liga Champion. Dari seluruhnya 13 perkelahian pada dua ajang itu, Steven Gerrard telah menderita 7 kekalahan & dua kali imbang.

Kinerja ini berbalik 180 derajat dari pencapaian musim yg lalu di mana Liverpool hampir merebut Premier League sebelum usai di status runner-up. Sepatutnya Rodgers merampungkan upah sejumlah 130 juta pound lebih pada perniagaan transfer. Uang sebesar tersebut berubah wujud dalam bentuk sembilan pemain trendi Liverpool, dgn 1 di antaranya dipinjamkan balik ke tim semula.

Menuntaskan duit besar & terseok-seok di papan klasemen, Rodgers langsung dijadikan barang olok-olok. Karna musim yg lalu mulutnya sempat nyinyir menanggapi Tottenham Hotspur yang menguras lebih dr 100 juta pound namun susah payah memiliki tiket ke Europa League.

“Dengan dana belanja lebih dr 100 juta pound, satu club sewajarnya bertempur dalam jalur pertikaian juara, ” demikian omongan Rodgers akan halnya Spurs detik tersebut. Kata-kata yang kini memantul kepadanya.

Minggu kedua aja Liverpool sudah menjunjung kegagalan. Namun tandingan yang dihadapi momen itu, Manchester City, yaitu juara bertahan plus diperkuat pemain-pemain mahal, sehingga kegagalan di Etihad Stadium sanggup dimaklumi. Namun begitu Aston Villa, West Ham United dan terakhir Newcastle United bisa mengalahkan The Reds, makin nyata terlihat bahwa Rodgers menghadapi masalah.

Blunder Transfer

Orang2 dengan mudah menyatukan melorotnya performa Liverpool musim ini dengan penjualan Luis Suarez. Tak kebetulan pula kalau menterengnya performa Liverpool musim yg lalu didominasi sama sepak terjang El Pistolero. Torehan 31 gol tambah sederet assist & parsel hukuman yang disebabkan sama akselerasinya menolong Liverpool membuat 101 gol musim dahulu.

Berhentinya Suarez di Barcelona mempunyai arti Liverpool kehilangan tokoh yang berandil terhadap setidaknya sepertiga gol musim yg lalu. Akan tetapi menjalin melorotnya tenaga Liverpool musim ini semata-mata di dalam perginya Suarez tentu aja terlalu menyederhanakan perkara. Persoalannya bertambah dr tersebut

Ya, penjualan Suarez adalah kehilangan besar buat Liverpool. Akan tetapi Suarez memproduksi kas club terisi dana baru sebesar 70 juta pound yg siap dikenakan Rodgers utk mendirikan regu. Disematkan penggawa lama & sekitar pemain muda yg dijual murah, Rodgers miliki sumbangan dana banyak sekali dalam borong tokoh di perniagaan transfer.

Di sinilah posisi blunder baru Rodgers pada musim 2014/15. Tatkala berbelanja di musim panas dahulu, Rodgers kian menegaskan di dalam stok pemain demi kedalaman regu ketimbang menyumbat hilangnya Suarez. Sungguh membingungkan tatkala perbelanjaan transfer sudah hampir habis, gak terdapat 1 striker top kendati yg didatangkan ke Anfield. Sampai dengan alhasil Mario Balotelli merapat

Pasang bola online – Histori dan Trivia Piala AFF: Macan yang Mengaum dr Tenggara

Category : Agen Sepakbola

Piala AFF sesungguhnya lahir pada masa yang gak demi menyenangkan. Gak lambat sesudah kelahirannya, resesi ekonomi menjalar ke mana-mana, ke segala negara, dikategorikan Asia Tenggara. Belum lagi getaran politik yang melanda sejumlah negeri, turut mengganggu kesinambungan pertarungan sempurna pada Asia Tenggara ini.test1

Faktanya, gangguan tersebut tidak berimbas banyak. Piala AFF-lah yg lalu kemudian memerankan tonggak berkembang bersama meratanya kualitas sepakbola dalam Asia Tenggara.

Saat pertama kali muncul, Thailand & Singapura tampil kuat. Mereka berputar menarik keadaan puncak. Di pembukaan penyelenggaraannya, mendapat jurang kualitas yang sangat amat lebar antar negeri. Kekuatan sepakbola tatkala itu tengah berada di tangan Thailand, Singapura, Malaysia, Vietnam, & Indonesia. Sementara itu, negara bagaikan Filipina dan Brunei Darussalam tengah kerap jadi bulan-bulanan musuh.

Perlahan negeri-negeri dalam Asia Tenggara mulai melakukan penyesuaian. Memiliki peningkatan kualitas dgn berbagai cara, start atas naturalisasi pemain sampai penerapan kompetisi berjenjang yg dikelola dengan betul-betul. Sekarang, lawan sudah menerka Filipina juga Myanmar untuk kader juara.

Piala AFF digelar 2 tahun sekali. Ini yang memproduksi pembinaan dalam negara-negara Asia Tenggara seolah gak pernah habis. Tahun ini berlatih, tahun depan beradu mudah-mudahan mimpi dapat segera diraih.

Sepakbola seolah-olah magnet yg mempunyai dampak terhadap sisi di luar sepakbola. Dipastikan, sebagai juara di ajang terkenal se-Asia Tenggara dengan otomatis akan menjadikan citra negeri.

Dgn status setaraf kompetisi tertinggi, Federasi Sepakbola Asia Tenggara, AFF, pun menciptakan regulasi baru. Spesial di bagian olahraga sepakbola di SEA Games, setiap negara cuma boleh menyertakan pemain dgn usia di dasar 23 tahun. Aturan ini seukuran beserta apa yang diterapkan di Olimpiade dan Asian Games.

Hukum ini punya impak signifikan bagi negeri yang serius mengerjakan pembinaan usia dini. Setiap pemain muda diuji di SEA Games. Keikutsertaan Sea Games sebagai berarti sederajat ujian pertama sekalian gelanggang memajukan pengalaman berlomba tokoh muda dalam level internasional. Tumpuan walhasil terang saja bermuara di Piala AFF. Kinerja tinggi di dalam level ini membuat mimpi gak lagi sekadar ilusi, akan tetapi merealisasikannya hingga benar2 terkabul.

Soal gapaian penampilan dan format pertandingan, Piala AFF mampu dibagi di dalam dua era. Uniknya, era ini tersedia sangkut pautnya dgn sponsor yg punya wewenang penerapan sebutan resmi pertandingan.

Piala AFF lahir di 1996 dengan sebutan “Piala Tiger” maupun “Tiger Cup”. Unsur ini gak lain karena sponsor kompetisi itu yaitu pembuat bir bermerek “Tiger” usul Singapura. Ketika itu, tujuan sepakbola pada Asia Tenggara tengah bergumul di Thailand juga Singapura. Thailand dikenal punya kemampuan pemain berbakat, sementara Singapura begitu benar-benar menggalang iklim sepakbola.

Wilayah lain menyerupai Indonesia, sangat berhasrat buat memikat gelar internasionalnya. Dalam level senior, tim nasional Indonesia terakhir kesempatan juara di dalam SEA Games 1991 yg dihelat dalam Jakarta. Karena SEA Games tak lagi menjadi laga tertinggi, sebab itu segala pelaksanaan sepakbola terfokus di Piala AFF & Piala Asia.

Ada sebuah optimisme saat ini ketika PSSI mencair pertandingan Perserikatan dan Galatama di 1994. Peleburan itu menyatukan tim – kru yang dengan tradisional kuat dengan performa oleh histori, dgn kru kompeten yg tidak dibiayai APBD. Iklim profesional kendati sedari terasa dalam Liga Indonesia kala ini.

Selain tersebut, PSSI mempunyai acara jangka lama dengan mentransfer bibit muda di luar negeri untuk merenggut ilmu. Benar-benar, tak segenap sukses, akan tetapi beberapa di antara mereka sebagai rahasia timnas Indonesia dalam Piala AFF tahun 2000 & 2002.

Agen judi bola penipu – Prancis Tundukan Swedia 1-0

Category : Agen Sepakbola

Prancis mengontrol Swedia untuk duel friendly dalam Stade Velodrome. Tetapi berkat penampilan oke kiper Swedia Andreas Isaksson, Prancis mesti menunggu hingga dengan menit ke-84 bagi memastikan keunggulan 1-0 lewat gol atas Raphael Varane.test1

Menyuguhi Swedia, Rabu (19/11/2014) subuh WIB, Prancis memproduksi peluang saat rivalitas mengambil menit ke-11 melalui operan atas Paul Pogba yg diraih terjangan Layvin Kurzawa, meskipun bola belum akurat pada bidikan. Enam menit setelah itu tembakan Pogba juga masih memuncak dari gawang Swedia.

Prancis merebut kesempatan emas utk memimpin dalam menit ke-36 ketika Andre-Pierre Gignac mengelakkan operan ke arah Antoine Griezmann dalam kotak hukuman Albania. Namun demikian penyelesaian akhir kurang sip daripada Griezmann menciptakan kiper Andrea Isaksson tengah mampu mengamankan bola.

2 menit setelah itu Swedia kembali sanggup bernafas lega sesudah serbuan Prancis kembali gak berdampak gol. Bermula dr sasaran silang Dimitri Payet yg gagal diantisipasi Isaksson, bek Emil Krafth dan kemudian buktikan menolak bola meskipun si kulit bundar sekiranya menghadap ke gawagnya sendiri. Beruntung untuk Krafth dan Swedia, arahnya sedang belum benar2 pas dan sedang merebak.

Swedia dan kemudian menghasilkan Prancis tersentak 4 menit sebelum diturunkan minum. Lewat aksinya Isaac Kiese Thelin berhasil menepuk bola ke haluan gawang Prancis, menciptakan kiper Steve Mandanda mesti mengerjakan penyelamatan pada dasar mistar gawang tuan rumah.

Empat menit di awal episode kedua Isaksson kembali mengayomi gawang Swedia. Kesempatan ini dari usaha Gignac yang meneruskan operan atas Dimitri Payet. Isaksson terus-terusan diuji, di antaranya pada menit ke-60 dengan menolak bola tembakan Griezmann setelah itu menolak bola tembakan tokoh pengganti Prancis Moussa Sissoko dalam menit ke-79.

Tetapi gawang Isaksson sudahnya jebol juga ketika pertandingan menyisihkan enam menit pada saat normal. Dr sebuah terjangan pojok, kiriman bola Griezmann makbul disambut Raphael Varane di tiang deket bagi menghancurkan Isaksson yg kali ini mesti mengadopsi bola dari di gawangnya

Semenit setelah itu Prancis menerima kesempatan emas dalam menambah keunggulan setelah wasit menyatakan titik putih efek handball dr Oscar Wendt. Karim Benzema dan lalu maju buat menjadi algojo… sekalipun tengah gagal menyempurnakan tugasnya selepas mengoper bola melangit atas target. Tidak terdapat lagi gol yg tercipta pada sisa waktu.

Kinerja itu menghasilkan Prancis sudah menanjak tidak terkalahkan di enam duel beruntun-runtun setelah Piala Dunia, di mana 4 di antaranya berjaya dimenangi–melawan tim-tim unggul diantaranya Spanyol juga Portugal.

Di kompetisi kali itu Les Bleus dicatat ESPN bermain super untuk Swedia. Selain unggul penguasaan bola 64%-36%, Prancis pula mencatat enam tembakan jelas sasaran daripada 28 percobaan, sedangkan Swedia menghasilkan lima tembakan saja pada mana cuma dua di antaranya yg membidik pada target.

Susunan Pemain

Prancis: Pogba, Guilavogui ; Valbuena (Lacazette 68′), Payet (Sissoko 61′), Mandanda; Sagna, Mangala, Varane, Kurzawa (Digne 78′); Griezmann; Gignac (Benzema 68′).

Swedia: Isaksson; Larsson, Kallstrom (Forsberg 46′), Kacaniklic (Forsberg 86′); Krafth, Jansson, Granqvist (Durmaz 46′), Bengtsson (Olsson 46′); Bahoui, Thelin, Zengin (Hrgota 67′).

Bola judi – Instinct Hunt: Selebrasi Dua Dekade Predator

Category : Agen Sepakbola

Telah 20 tahun sejak pertama kali Adidas memelopori seri Predator; satu diantara sepatu yang jadi tonggak berpengaruh pada teknologi sepatu sepakbola, kendati 1 yg terpopuler pada jagat lapangan hijau. Adidas mengakhiri peringatan 2 dekade predator dengan mengeluarkan anak teranyar: Predator Instinct Hunt.test1

Predator, gak dapat dipungkiri, yaitu salah satu titik penting di dalam kemajuan teknologi sepatu sepakbola. Desainnya betul2 terhitung rada simpel, tetapi mengacu pada teknologi sepatu ini mampu dibilang sepatu tercanggih kala perdana kali diluncurkan.

Prosesi Predator diawali sama seorang mantan pemain Liverpool, Craig Johnston. Tamat purna karya, Johnston yang menyampaikan ‘Si Merah’ mengait lima gelar Liga Inggris balik pada tanah kelahiran orang tuanya, yaitu Australia. Di sana, dia membuang saat dalam mengatur anak-anak.

Konon di satu babak kursus, Johnston pernah meminta budak asuhnya untuk menendang bola dgn makin baik, semakin terorganisasi, juga kukuh. Tetapi anak-anak ini kerumitan, dan lalu bersuara di Johnston jika sepatunya amat licin. Sebabnya tak lain soalnya sepatu yang dipakai anak-anak itu diciptakan dari kulit plus kondisi detik tersebut sedang hujan.

Saat itulah Johnston punya ide dalam memungut 1 buah bat pingpong, mengangkat sisi karetnya, juga menempelkannya pada sepatunya. Sepatu eksperimennya ini lalu serta-merta diboyong menongol dan dicoba dalam menyepak bola. Hasilnya? Voila! Karet di dalam sepatu menghasilkan lebih luntur mengeloskan kekuatan khusus saat menendang bola, & tentu aja sepatunya waktu ini sanggup semakin ‘menggigit’ bola.

Atas sepatu prototipenya itulah Johsnton lalu kemudian menyebarkan ide kian jauh, mengombinasikan karet dengan kulit kanguru yang ringan serta fleksibel. Belakangan Johnston juga mengimbuhkan ide lainnya mengenai teknologi sol Traxion yg sampai waktu ini dimanfaatkan Adidas.

Sekalipun demikian, sepatu prototipe Johnston awalnya gak diterima oleh sekitar perusahaan laksana Nike juga Reebok, apalagi Adidas sendiri. Tetapi, selesai sukses mencetak Franz Beckenbauer, Karl-Heinz Rummenigge, serta Paul Breitner memakai sepatunya dalam kondisi salju, Johnston berjaya meyakinkan Adidas buat membeli hak design prototipe ini & mendapatkan 2% dr seluruh penjualan. Disebut-sebut butuh tempo hingga lima tahun bagi memastikan bahwa idenya hendak berjaya.

Mulai tatkala tersebut, sepatu prototipe Johnston beralih sebagai Predator & sebagai bagian atas asal usul sepakbola. Predator kendati langsung berevolusi dengan bervariasi pengembangan yg dikerjakan oleh Adidas. Terdaftar setidaknya terdapat 14 seri predator yg lahir selanjutnya.

Membuntuti sukses kelahiran sang ‘kakak sulung’, Predator Rapier lahir pada 1995. Adidas mengatur balik wujud karet dalam sepatu juga lebih besar membuat kulit kanguru demi kepuasan. Tahun selanjutnya lahirlah Predator Touch. Dan lalu berderet-deret Predator Accelerator (1998), Predator Presicion (2000), Predator Mania (2002), Predator Pulse (2004), Predator Absolute (2006), Predator PowerSwerve (2007), Predator X (2009), Predator RX (2010), Adipower Predator (2011), Predator LZ (2012), dan yg terakhir ialah seri Predator Instinct (2014)

bola sepak – Belanda Singkirkan Latvia Enam Gol Tanpa Balas

Category : Agen Sepakbola

Belanda mempreteli 3 angka dalam pihak keempatnya di kualfikasi Piala Eropa 2016. Menjamu Latvia, Belanda bersenang-senang setengah lusin gol dgn keunggulan total 6-0.test1

Pada Amsterdam Arena, Senin (17/11/2014) dinihari WIB, Robin van Persie mengawali acara gol Belanda untuk Latvia dalam menit ke-6. Arjen Robben menambah keberhasilan tuan rumah di menit ke-35, sebelum Klaas-Jan Huntelaar menciptakan Oranje menganeksasi paruh waktu dgn keberhasilan 3-0.

Dalam putaran ke 2, tepatnya menit ke-78, Jeffrey Bruma menaikkan keunggulan Belanda. Robben, yg bermain megah sepanjang kompetisi, lalu mencipta gol keduanya di menit ke-82, sebelum Huntelaar menutup perjamuan gol Belanda 2 menit menyambut berakhirnya tempo normal.

Kinerja itu menghentikan deretan dua kekalahan beruntun Belanda yg pra tersebut kalah 0-2 atas Islandia di partai kualifikasi & lantas 2-3 dr Meksiko di partai friendly.

Perolehan ini membuat Belanda masa ini mengoleksi enam nilai atas empat laga, guna duduk di stan jabatan 3 klasemen Grup A di pangkal Republik Ceko serta Islandia yg sama-sama punya 9 poin dan baru 3 kali bermain–keduanya juga hendak berhadapan subuh ini.

Sementara Latvia tersangkut di posisi 4 dengan raihan dua nilai impak dari dua kali sama mata juga dua kali kalah.

Robin van Persie refleks menghasilkan Belanda unggul begitu pertarungan baru beredar enam menit. 1 buah sodoran sasaran silang dari Arjen Robben dgn jitu disambut tandukan Van Persie ke haluan tiang jauh.

Enam menit setelah itu Robben balik merongrong barisan pertahanan Latvia. Ia berhasil menerima celah & menembak, walau bola belum tertuju ke sisi incaran.

Usaha Latvia merespons belum mendatangkan hasil. Operan dari Aleksandrs Fertovs benar2 sanggup diteruskan Valerijs Sabala dengan sundulan, sekalipun haluan si kulit bundar sedang melenceng dr gawang Belanda.

Gol ke 2 dalam duel lalu kemudian lahir di menit ke-35, kembali buat belanda, dan dari koalisi yg setara bagaikan gol sebelumnya kendati dgn peran yang tidak sama. Robben menghalangi bola di kanan dan lalu bekerja setara satu-dua dengan Van Persie sebelum melepaskan tembakan jitu yang tak kuasa dihalau kiper Aleksandrs Kolinko.

Pra waktu turun minum Belanda balik menambah keunggulannya atas Latvia. Dr sisi kiri Ibrahim Afellay mengirim bola ke depan gawang, bagi disambut Klaas-Jan Huntelaar pada sontekan jitu meski ada di dasar kawalan pemain lawan.

Keunggulan Belanda terkini kembali menonjol detik pertentangan memasuki menit ke-78. Van Persie kembali berkontribusi periode ini dgn menyampaikan sepak sudut Wesley Sneijder dalam lantas disambar Jeffrey Bruma guna menghasilkan gol keempat Belanda.

Delapan menit saat bubaran, Georginio Wijnaldum yang baru sejumlah menit menyerap mengirim Van Persie memberikan bola ke haluan Robben yg kemudian sekali lagi menyingkapkan aksi individunya sebelum menetapkan kiper Kolinko mengadopsi bola daripada dalam gawangnya guna kali kelima pada pertandingan.